Menu

Mode Gelap
Duka di Stadion Kanjuruhan, Wagub Riza Patria: Tak Boleh Terulang Anies Baswedan Sebut Polarisasi dalam Politik Tak Hanya Isu Agama

airlangga hartarto · 4 Okt 2022 10:53 WIB ·

Pembebasan Tarif Ekspor CPO Akan Diperpanjang Sampai Akhir Tahun


 Pembebasan Tarif Ekspor CPO Akan Diperpanjang Sampai Akhir Tahun Perbesar

CurahMedia.com-Pemerintah berencana akan memperpanjang tarif pungutan ekspor (PE) untuk produk Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya sampai dengan akhir tahun. Jika diperpanjang maka kebijakan ini nantinya akan diterapkan aturan-aturan yang berlaku hingga 31 Oktober 2022.

“Rencana akan ada penambahan sampai akhir tahun,” kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (4/10).

Diberitakan sebelumnya, tarif pungutan ekspor CPO dan turunannya berlaku hingga akhir Oktober sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130/PMK.05/2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Nomor 103/PMK.05/2022 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum BPDPKS pada Kementerian Keuangan.`

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu mengatakan upaya tersebut diambil pemerintah untuk menjaga momentum ekspor sekaligus meningkatkan harga Tandan Buah Segar (TBS).

“Sejak diberlakukan tarif pungutan ekspor USD 0, ekspor yang ditanggung oleh pelaku usaha berkurang, sehingga mampu meningkatkan ekspor sesuai ekspektasi pemerintah,” kata Febrio dalam keterangan resminya, Kamis (1/9).

Kemenkeu mencatat, volume ekspor pada Juli 2022 sebesar 3.323.809 ton. Angka ini naik 409.479 ton (14 persen) dari periode Juni 2022 yang sebesar 2.914.329 ton.

Meningkatnya volume ekspor ini diikuti dengan kenaikan harga TBS (tandan buah segar) di tingkat petani. Dalam tiga pekan terakhir, lanjutnya, terjadi peningkatan harga TBS yang disebabkan oleh permintaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) karena mulai kegiatan ekspor. ”Namun demikian, persediaan di dalam negeri yang masih berlebih akan meningkatkan harga TBS di tingkat petani yang belum optimal,”.

Febrio mengatakan, keseluruhan kebijakan terkait ekspor CPO dan turunannya diperkirakan mengurangi beban bagi eksportir dan akan mempromosikan ekspor. ”Momentum ini perlu kita jaga sehingga mampu mengurangi stok dalam negeri dan mengoptimalkan harga TBS,” ujarnya.

Redaktur : Dinarsa Kurniawan

Wartawan : R. Nurul Fitriana Putri

CURAHMEDIA.COM
Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Koalisi G7 Sepakat Patok Harga Minyak Rusia $60 per Barel

3 Desember 2022 - 06:35 WIB

Koalisi G7 Sepakat Patok Harga Minyak Rusia $60 per Barel

Penghargaan BUMN Terbaik PT Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia 2022

3 Desember 2022 - 00:13 WIB

Penghargaan BUMN Terbaik PT Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia 2022

Pengawasan Terintegrasi Diperkuat, Pakar Singgung RUU P2SK

2 Desember 2022 - 22:11 WIB

Asosiasi Pialang Asuransi Dukung Pembentukan Lembaga Penjamin Polis

Transformasi Cigital Beri Keuntungan bagi UMKM

2 Desember 2022 - 21:11 WIB

Transformasi Cigital Beri Keuntungan bagi UMKM

Jangan Sampai Negara Tua, tapi Belum Kaya

2 Desember 2022 - 20:09 WIB

Wanti-wanti Menkeu: Jangan Sampai Negara Tua, tapi Belum Kaya

Kekalahan Gugatan Nikel di WTO Dinilai Belum Berdampak Serius

2 Desember 2022 - 19:21 WIB

Kekalahan Gugatan Nikel di WTO Dinilai Belum Berdampak Serius
Trending di Berita