Menu

Mode Gelap
Duka di Stadion Kanjuruhan, Wagub Riza Patria: Tak Boleh Terulang Anies Baswedan Sebut Polarisasi dalam Politik Tak Hanya Isu Agama

airlangga hartarto · 4 Okt 2022 11:54 WIB ·

Inflasi Akibat Kenaikan Harga BBM akan Turun dalam 3 Bulan


 Inflasi Akibat Kenaikan Harga BBM akan Turun dalam 3 Bulan Perbesar

CurahMedia.com-Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada September 2022 ini akan turun sekitar 3 sampai 4 bulan lagi. Pernyataan itu disampaikan Airlangga usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kebijakan Satu Peta di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (4/10).

“Kalau inflasi memang memang serial pengalaman. Setiap kali kenaikan BBM akan menaikkan inflasi. Namun, inflasi itu akan turun dalam 3 sampai 4 bulan ke depan. Jadi kita lihat aja, serinya memang demikian,” kata Airlangga.

Ia menjelaskan, hal yang paling penting dilakukan adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang sesuai dengan proyeksi, yakni sedikit di atas 5,4 persen. Menurutnya, hal itu mampu diraih karena di tengah kenaikan inflasi, indikator Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur menunjukkan angka yang baik.

“Kemarin indikatornya di bulan September PMI itu 53,7 persen. Jumlah tersebut di ASEAN tertinggi bersama dengan Thailand sebesar 55 persen dan di negara G20 pertumbuhan ekonomi kita kan salah satu yang tertinggi. Itu membuktikan secara fundamental kita lebih baik,” jelasnya.

Bahkan, lanjutnya, berdasarkan rilis dari Mckinsey, Indonesia tercatat sebagai negara dengan inflasi terendah. “Dari Mckinsey, kita adalah 5 negara dengan inflasi terendah, jadi sepertinya kita bisa mempertahankan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi pada September 2022 tercatat sebesar 1,17 persen secara bulanan atau (bulan ke bulan). Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan nilai tersebut menjadi inflasi tertinggi sejak Desember 2014.

Sementara itu, jika dilihat secara tahunan (year on year), inflasi pada September 2022 mencapai 5,95 persen. Lalu, berdasarkan tahun kalender (year to date) inflasi menembus 4,84 persen.

Ia menyebut, kenaikan inflasi ini disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada awal September 2022 yang berimbas pada tarif angkutan dalam kota. Lalu, kenaikam solar, tarif angkutan antarkota, tarif ojek online dan juga bahan bakar rumah tangga. ”Inflasi September yang terjadi sebesar 1,17 persen ini merupakan tertinggi sejak Desember 2014. Di mana pada saat itu terjadi inflasi sebesar 2,46 persen sebagai dampak kenaikan harga BBM pada November 2014,” kata Margo Yuwono dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (3/10).

Redaktur : Dinarsa Kurniawan

Wartawan : R. Nurul Fitriana Putri

CURAHMEDIA.COM
Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Koalisi G7 Sepakat Patok Harga Minyak Rusia $60 per Barel

3 Desember 2022 - 06:35 WIB

Koalisi G7 Sepakat Patok Harga Minyak Rusia $60 per Barel

Penghargaan BUMN Terbaik PT Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia 2022

3 Desember 2022 - 00:13 WIB

Penghargaan BUMN Terbaik PT Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia 2022

Pengawasan Terintegrasi Diperkuat, Pakar Singgung RUU P2SK

2 Desember 2022 - 22:11 WIB

Asosiasi Pialang Asuransi Dukung Pembentukan Lembaga Penjamin Polis

Transformasi Cigital Beri Keuntungan bagi UMKM

2 Desember 2022 - 21:11 WIB

Transformasi Cigital Beri Keuntungan bagi UMKM

Jangan Sampai Negara Tua, tapi Belum Kaya

2 Desember 2022 - 20:09 WIB

Wanti-wanti Menkeu: Jangan Sampai Negara Tua, tapi Belum Kaya

Kekalahan Gugatan Nikel di WTO Dinilai Belum Berdampak Serius

2 Desember 2022 - 19:21 WIB

Kekalahan Gugatan Nikel di WTO Dinilai Belum Berdampak Serius
Trending di Berita