Menu

Mode Gelap
Duka di Stadion Kanjuruhan, Wagub Riza Patria: Tak Boleh Terulang Anies Baswedan Sebut Polarisasi dalam Politik Tak Hanya Isu Agama

Bisnis · 20 Sep 2022 20:15 WIB ·

Tok! RUU PSPK Resmi jadi Inisiatif DPR


 Tok!  RUU PSPK Resmi jadi Inisiatif DPR Perbesar

CurahMedia.com – Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK) telah disetujui disetujui sebagai RUU inisiatif DPR RI pada Rapat Paripurna hari ini, Selasa (20/9). Menurut Wakil Ketua DPR RI Loedwijk F. Paulus, dari 9 fraksi, hanya fraksi PKS yang menerima catatan.

Sebelum disahkan, Loedwijk lebih dulu menanyakan kepada sidang dewan yang baik. “Apakah rancangan undang-undang usul lembaga komisi XI DPR RI tenang Pengembangan dan Penguatan Keuangan dapat disetujui menjadi rancangan undang-undang yang diusul DPR RI?,” tanyanya.

“Setuju,” jawab sidang dewan.

Melansir laman DPR RI, RUU PPSK resmi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. RUU ini didesain dengan konsep Omnibus Law dengan mengintegrasikan sekitar 16 UU di sektor keuangan.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie OFP mengemukakan, tidak saja inklusif, dengan RUU ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi postif yang didapat menjadi berkelanjutan.

“RUU PPSK merupakan Omnibus Law sektor keuangan yang disusun Komisi XI DPR RI, berfokus pada upaya meningkatkan pendalaman, efisiensi, inklusi, serta meningkatkan kepercayaan pasar di sektor keuangan dalam meningkatkan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia yang sejahtera, maju, dan bermartabat,” kata Dolfie.

RUU ini, lanjut politikus Fraksi PDI Perjuangan itu, disusun untuk mendapatkan regulasi sektor keuangan yang lebih efisien. Dijelaskannya, ada lima aspek untuk meningkatkan efisiensi sektor keuangan.

Pertama, memperluas jangkauan, produk, dan basis investor. Kedua, meningkatkan jangka panjang. Ketiga, meningkatkan kompetisi untuk mendukung efisiensi.

Selanjutnya, keempat, memperkuat mitigasi risiko. Dan kelima, meningkatkan perlindungan investor dan konsumen.

“Dengan adanya sektor keuangan yang semakin dalam dan efisien, sistem keuangan Indonesia diharapkan akan semakin tangguh dan lebih tahan terhadap goncangan dan krisis,” tutup Dolfie.

Selain itu, RUU PPSK akan mengatur pembentukan Badan Pengawasan yang menjadikan penambahan tangan DPR dalam mengawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Badan Pengawasan ini juga dibentuk untuk pengawasan DPR kepada Bank Indonesia.

Badan supervisi ini nanti memiliki sejumlah kewenangan, seperti meminta penjelasan mengenai berbagai hal terkait tata kelola pelaksana tugas lembaga. Kemudian, menerima tembusan laporan pelaksanaan dan berwenang pada kuartalan dan tahunan.

Termasuk untuk menerima laporan dari masyarakat dan industri mengenai kelembagaan. Perbedaannya, dalam draft yang lama menyebut anggota Badan Supervisi nanti akan terdiri atas enam hingga sembilan orang.

Sementara dalam badan legislatif hanya akan terdiri atas lima orang. Adapun anggarannya akan bersumber dari anggaran operasional lembaga.

Redaktur : Estu Suryowati

Wartawan : R. Nurul Fitriana Putri

CURAHMEDIA.COM
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Pangkas Inflasi, Bank Sentral AS Pertahankan Suku Bunga Lebih Tinggi

1 Desember 2022 - 16:55 WIB

Pangkas Inflasi, Bank Sentral AS Pertahankan Suku Bunga Lebih Tinggi

PTBA Beberkan Langkah untuk Menjadi Perusahaan Kelas Dunia

1 Desember 2022 - 16:37 WIB

PTBA Beberkan Langkah untuk Menjadi Perusahaan Kelas Dunia

Ekspansi Hotel di Rest Area, Puri Sentul Permai Gaet Swiss-Belhotel

1 Desember 2022 - 15:37 WIB

Ekspansi Hotel di Rest Area, Puri Sentul Permai Gaet Swiss-Belhotel

Nilai Rupiah Menguat, Sementara Inflasi Akan Menentukan Sikap ‘Hawkish’ BI

1 Desember 2022 - 14:53 WIB

Nilai Rupiah Menguat, Sementara Inflasi Akan Menentukan Sikap 'Hawkish' BI

BBM Pertamina Non Subsidi Resmi Naik Per 1 Desember 2022, Ini Harganya

1 Desember 2022 - 14:35 WIB

BBM Pertamina Non Subsidi Resmi Naik Per 1 Desember 2022, Ini Harganya

BI Optimistis Inflasi Berada di Bawah 3 Persen pada 2023 dan 2024

1 Desember 2022 - 13:34 WIB

BI Optimistis Inflasi Berada di Bawah 3 Persen pada 2023 dan 2024
Trending di bank indonesia